MARI BERUBAH
July 3rd, 2008 by ayub89Suatu ketika kita melihat tayangan di TV bahwa masih banyak daerah kumuh di sekitar kita. Namun, apa reaksi kita? Hanya melihat, mendengar, dan merasakan saja. Padahal, maksud dari tayangan tersebut adalah mengajak kita untuk berubah dari sifat tak peduli lingkungan ke sifat sayang lingkungan. Apa harus menunggu pemerintah memberi uang untuk mencintai lingkungan? Lha wong lingkungan itu sendiri berguna bagi kita, tidak hanya untuk pemerintah. Apa harus punya organisasi untuk mencintai lingkungan? Jawabannya TIDAK. Untuk mencintai lingkungan hanya diperlukan kesadaran dari diri sendiri untuk menjaganya.
Kita adalah rakyat biasa yang tidak bisa berbuat banyak untuk lingkungan, tapi kita bisa memulai dari hal kecil untuk berbuat yang lebih besar. BOHONG jika kita mengatakan membuang bekas bungkus permen di tempat sampah. BOHONG jika kita mengaku mengingatkan seseorang agar membuang sampah pada tempatnya. Oleh karena itu mari kita mulai dari diri kita dengan membuang bungkus permen di tempat sampah. Mari saling mengingatkan. Apa sulitnya kita memasukkan bungkus permen di saku kita selama berada di dalam kelas. Jika jam pelajaran telah berakhir, cari tempat sampah dan buang benda yang ada di saku kita itu.
Lihat sekitar; apa ada bungkus permen atau sampah lainnya; jika ada, ambil; buang ke tempat sampah. Mari kampanyekan SUDAHKAH ANDA MEMBUANG SAMPAH PADA TEMPATNYA HARI INI.
DIREKTUR THE AYUB INSTITUTE
Muhammad Ayub